Archive for October 2018

Larangan Yang Tak Boleh Dilakukan Saat Berkunjung Ke Pura Lepuyangan


Sebab mayoritas beragama Hindu, pura jadi tempat ibadah yang pasti saja tak sedikit kalian temui di Bali. Tapi salah satu yang paling indah dan bikin orang jatuh hati merupakan Pura Lempuyangan di Bunutan, Abang, Kabupaten Karangasem. Gagahnya Gunung Agung bakal menjadi latar gambarmu, ditambah cahaya matahari saat golden hour menjelang senja dan subuh. Keren banget!

Dan ada berbagai pantangan yang wajib pengunjung patuhi semacam tak boleh mengatakan kasar dalam perjalanan menuju lokasi, orang cuntaka alias orang berduka (semacam keluarga meninggal), wanita yang sedang haid, menyusui, anak kecil yang gigi susunya belum tanggal sebaiknya tak diajak mengunjungi pura, dan tak boleh mengangkat alias makan daging babi di lokasi.

Sebab lokasi Pura Luhur Lempuyangan sangat suci, masyarakat Hindu yang hendak bersembahyang juga wajib tulus ikhlas dalam berdoa dan konon kata “lelah” pantang diucapkan di sini. Sementara bagi para wisatawan, pura ini juga menjadi tantangan tersendiri. Khususnya sebab untuk menuju ke sana, wisatawan diwajibkan untuk menaiki ribuan anak tangga.

Pura Luhur Lempuyangan berasal dari kata lempuyang yang berarti lampu, sinar dan hyang untuk menyebut Ida Shang Hyang Widhi. Dari kata tersebut jadi lempuyang mempunyai makna sinar suci Ida Shang Hyang Widhi yang bersinar terang.

Di Pura Luhur Lempuyangan tersedia suatu  Stana Dewa alias pelinggih yang dinamakan Tirta Pingit. Tirta Pingit ini merupakan air suci yang berasal dari tiga buah rumpun bambu. Apabila pemedek (umat Hindu) ingin memperoleh tirta alias air suci ini maka para pemangku (orang suci) bakal memotong batang bambu dari rumpun itu.

Kemudian dari batang bambu tersebut bakal keluar air. Air yang keluar  itulah yang dinamakan Tirta Pingit. Pelinggih Tirta Pingit ini terletak diantara rerumpunan bambu yang tumbuh di puncak pada lokasi Pura Luhur Lempuyangan.
Tag : ,

Resep Tahu Tempe Nikmat Dan Lezat

Sate biasanya identik dengan bahan dasar daging alias ikan, tetapi kini telah ada variasi dalam menikmati sate, yaitu sate yang berbahan dasar tahu serta tempe. Ini pastinya tepat buat kamu yang ingin menikmati sate tapi tak suka dengan daging alias ikan, alias bagi kamu yang menghindari daging sebab adanya penyakit.


Sate tahu serta tempe mempunyai rasa yang tak kalah nikmat dengan sate daging pada umumnya, sebab bahan lainya masih sama dalam membikin sate, Cuma bahan dasarnya saja yang diubah.

Langsung saja bakal saya bahas bagaimana tutorial membikin sate tahu serta tempe yang lezat tersebut:

Resep Sate Tahu serta Tempe
Bahan:

  • 2 potong tahu ukuran sedang
  • 1 potong tempe
  • 100 gram bawang merah
  • 70 gram bawang putih
  • 70 gram cabe merah
  • 50 gram kemiri
  • Ketumbar secukupnya
  • Daun jeruk secukupnya
  • Serai secukupnya
  • Minyak (untuk menumis)
  • Santan secukupnya
  • 8 tusuk sate
  • 1 sdt garam


Cara Membikin:

  • Potong tahu serta tempe persegi dengan ukuran -/+ 2 ½ cm.
  • Blender bawang merah, bawang putih, cabe merah serta kemiri.
  • Panaskan minyak, masukkan daun jeruk, serai serta bumbu yang dihaluskan tadi, masak hingga matang. Kemudian tambahkan santan.
  • Masukkan tahu serta tempe, masak hingga tahu serta tempe matang, bumbui dengan garam.
  • Seusai matang, dinginkan, tusuk dengan cara bergantian (satu tusuk isi 3 potong tahu serta 3 potong tempe).
  • Taruh ke dalam piring.
  • Siram dengan bumbu yang dimasak tadi, hidangkan selama hangat.
Tag : ,

Tips Menyikapi Orang Tua Yang Pemarah

Menjadi seorang anak dari orang tua yang pemarah itu terkadang membikin kami tertekan sebab dimata mereka kami rutin salah. Tetapi butuh kami sadari juga bahwa tak ada orang tua yang mengharapkan anaknya menjadi manusia yang tak baik. Mungkin galak alias marahnya orang tua merupakan tutorial mereka untuk mendidik kami supaya menjadi pribadi yang lebih baik.


Orang tua yang galak tak selamanya sebab faktor dari sifat serta sikapnya, tetapi mungkin juga sebab faktor diri kami sendiri yang menurut orang tua bahwa yang kami perbuat merupakan salah. Lalu bagaimana sewajibnya kami bersikap menghadapi orang tua yang galak alias pemarah itu? dibawah ini merupakan diantaranya:

Ikuti Yang Orang Tua Inginkan
Orang tua tentunya mengharapkan anaknya tak salah dalam melangkah, maka dari itu terkadang apabila kami meperbuat faktor yang menurut orang tua salah, orang tua itu menjadi marah. Yang wajib kami perbuat merupakan menyadari kesalahan yang kami perbuat serta berjanji tak bakal mengulanginya lagi.

Intropeksi Diri
Jangan menyalahkan atas sikap orang tua yang galak tersebut, yang mesti kami perbuat merupakan intropeksi diri kenapa orangtua marah. Terkadang beberapa kejadian yang kami perbuat (kesalahan) itu yang membikin orangtua menjadi galak. Intropeksi segala kesalahan kami serta perbaiki itu semua.

Perbuat Faktor Yang Baik
Saat kami meperbuat kegiatan yang positif serta faktor baik, saya yakin orang tua tak bakal marah. Mereka bakal mendukung kegiatan kami itu.

Buat Orang Tua Bangga
Disaat kami berprestasi dalam bidang apapun, maka orang tua bakal menjadi bangga kepada kita. Raihlah prestasi, baik di sekolah maupun diluar sekolah supaya orang tua percaya bahwa kami merupakan anak yang mereka harapkan.

Berdoa Untuk Orang Tua
Doakan yang paling baik buat orang tua kita, semoga diberi kemudahan rezeki serta panjang umur. Terkadang faktor ekonomi juga dapat membikin orang tua menjadi stres serta gampang marah.

- Copyright © ewqome - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -