Cara Cetak Baju Dengan Transfer Paper

Posted by Labels: at
Mempelajari dunia seni mencetak gambar pada kaos polos tentu menjadi hal yang sangat menyenangkan. Apalagi dilakukan dengan anak-anak pada saat liburan atau masa senggang di rumah. Selain menyenangkan, kerajinan cetak gambar pada kaos ini bisa mengajarkan anak-anak agar lebih mengeksplor daya imajinasi mereka. Caranya pun tidak susah dan bisa anda praktekan pada anak-anak. Untuk anda yang ingin mengetahui lebih lanjut, berikut adalah cara cetak baju dengan transfer paper yang simpel dan menyenangkan,


Tahap-Tahap Cetak Baju Menggunakan Transfer Paper
1. Bahan-Bahan Yang Diperlukan
Yang pertama, alat-alat yang dibutuhkan pada cetak baju menggunakan transfer paper adalah kaos polos, kertas transfer, printer, tinta tekstile atau biasa juga bisa, seterika dan koran. Anda bisa menemukan kertas cetak atau kertas transfer di beberapa toko kerajinan. Apabila anda tidak mempunyai tinta tekstile anda bisa menggunakan tinta printer biasa, namun hasil dan kualitas gambar akan sedikit berbeda. Metode pemindahan gambar dari kertas transfer ke kaos memang memanfaatkan energi panas dari seterika, jadi jangan biarkan anak-anak melakukan metode ini tanpa pengawasan.

2. Membuat Pola
Pembuatan pola dilakukan di media komputer atau laptop. Anda bisa menggunakan aplikasi seperti corel draw, paint, picasa atau lainnya. apabila anda tidak mau ribet, bisa juga mencari beberapa gambar atau tulisan yang ada di mesin pencari. Setelah gambar atau tulisan diedit sedemikian rupa, maka print gambar dengan posisi terbalik seperti cermin. Hal ini karena nantinya posisi kertas akan terkelungkup sebelum akhirnya ditransfer ke kaos. Usahakan warna serasi dengan kaos polos yang akan diberikan pola.

3. Mencetak Pola
Apabila gambar sudah di edit sesuai aturan, maka gambar siap untuk di print ke kertas cetak atau kertas transfer. Bagian kertas yang akan diletakkan gambar adalah bagian yang mengkilap. Jangan sampai terbalik karena jika terbalik maka gambar tidak akan bisa ditransfer ke kaos. Kertas ini memiliki sensitifitas terhadap suhu yang panas. Apabila panas mengenai permukaan kertas, maka tinta atau bagian yang mengkilap pada kertas akan memuai dan bisa berpindah ke permukaan yang lebih rapat seperti bahan kaos.

4. Mentransfer Pola
Setelah gambar sudah dicetak, maka saatnya untuk mentransfer gambar ke kaos yang diinginkan. Sebelum itu, atur posisi kaos di alas yang rata dan keras, kemudian alasi bagian baju yang akan diberi gambar menggunakan koran. Letakkan pola yang sudah diprint dengan posisi terkelungkup ke bagian kaos yang diinginkan. Berilah alas koran pada kertas yang akan disetrika, kemudian seterika secara perlahan dengan suhu yang lumayan panas. Apabila dirasa sudah cukup lama, maka lepaskan kertas transfer secara perlahan dan pastikan gambar tertransfer sempurna.

5. Cara Merawat
Kaos yang sudah melalui printing baju secara manual tentunya memiliki banyak kekurangan. Seperti mudah retak dan mudah mengelupas. Tips agar gambar yang ditransfer tidak mengelupas adalah seterika bagian belakang kaos yang diberi pola agar warna menempel lebih kuat lagi. Jangan lupa untuk tidak mencucinya dengan keras. Lipat baju kaos printing tadi tanpa melipat bagian gambar.

Itulah beberapa informasi mengenai cara cetak baju dengan transfer paper yang bisa anda terapkan di rumah. Karena kerajinan ini menggunakan alat bersuhu panas, maka anda perlu mendampingi anak-anak ketika menerapkannya. Gambar bisa jadi lebih mudah rusak apabila sering digunakan dan sering dicuci. Pola juga dapat lengket ketika terkena panas matahari, jadi pastikan posisi gambar printing di luar ketika anda menjemurnya. Semoga informasi ini dapat menambah inspirasi anda untuk mengembangkan kreatifitas anak-anak di rumah.
Back to Top